Windows 10 merupakan OS terbaru yang dikeluarkan Microsoft pada akhir bulan Juli 2015. Windows 10 hadir dengan berbagai pembaharuan dari seri sebelumnya. Walaupun baru diluncurkan ke publik, Windows 10 telah didownload 14 juta kali. Banyak pengguna Windows yang ingin tau dengan Windows 10 baik itu tampilannya dan fitur yang disediakan pada OS terbaru tersebut. Berikut ini 5 hal yang harus Anda amati sebelum memutuskan memakai Windows 10: 1. Data Tersinkronisasi Otomatis Saat masuk ke Windows 10 dengan akun Microsoft, itu akan menyetel otomatis sinkronisasi data ke server perusahaan. Data-data yang dimaksud antara lain rekam jejak pencarian di browser, aplikasi yang disimpan, password mobile hotspot dan Wi-Fi. Pengguna dapat menonaktifkan pengaturan otomatis ini dengan menyetelnya apalagi dahulu. Jika tidak, maka Microsoft akan tahu semua rekam jejak pengguna. 2. Cortana Tak Ubahnya Mata-Mata Cortana ialah ajun pribadi yang dapat membantu pengguna menata hidup yang lebih terstruktur. Namun, ajun ini juga tak ubahnya intel yang mampu membeberkan info langsung pengguna. Ingat, Cortana dapat menganalisa data bunyi pengguna. Dengan kata lain, semua informasi dari data bunyi juga akan terekam oleh Windows 10. 3. Pengiklan Akan Tahu Karakter Pengguna Saat mengaktifkan Windows 10, pengguna dibekali advertising ID. Identitas tersebut akan dipakai pengembang atau pengiklan untuk menghimpun profil karakter pengguna. Jika tak nyaman, pengguna mampu menonaktifkan setelan otomatis ini. Namun, lagi-lagi, banyak orang yang mungkin tak tahu wacana hal ini dan jadi "korban" Windows 10. 4. Data Enkripsi Pengguna Tersimpan di OneDrive Saat pengguna mengaktifkan enkripsi perangkat, Windows 10 secara otomatis akan mengenkripsi data yang terunduh dan memindainya ke akun OneDrive pengguna. Ini bukan hal yang jelek, tetapi bagaimanapun juga pengguna berhak mengetahuinya. 5. Microsoft Bisa Membeberkan Data-data Pengguna Ini yaitu hal yang pantas diwaspadai oleh semua pengguna Windows 10. Kebijakan privasi modern Microsoft menyebut bahwa perusahaan tersebut berhak membeberkan data personal penggunanya. "Kami akan mengakses dan mengungkapkan data pribadi pengguna, termasuk konten (mirip isi email, komunikasi eksklusif atau file dalam folder eksklusif), ketika kami yakin bahwa melakukan hal itu diharapkan untuk melindungi atau menegakkan keadilan bagi konsumen kami dengan kriteria yang dikontrol penggunaan layanan," begitu tertera pada pernyataan privasi Microsoft. Sumber http://teknovirtu.blogspot.com
Senin, 01 Maret 2021
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon